Keberhasilan Pembangunan Transmigrasi 4.0 Gubernur Provinsi Sumatera Selatan

0
49
Keberhasilan Pembangunan Transmigrasi 4.0

Gubernur Sumatera Selatan menjadi narasumber pada acara Rapat Koordinasi Nasional Transmigrasi Tahun 2019 diselenggarakan di Golden Ballroom The Sultan Hotel and Residence, tanggal 1 Agustus 2019 dengan tema “Revitalisasi Pembangunan Ekonomi Kawasan Transmigrasi 4.0”. Adapun acara tersebut dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia dan dihadiri oleh Kementerian/Lembaga, Gubernur, Bupati, Kepala Dinas, Kepala Bidang Provinsi/Kabupaten/Kota yang membidangi ketransmigrasi di seluruh Indonesia.

Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru mendapat kehormatan untuk menjadi nara sumber dalam Diskusi Panel Sesi I bersama dengan Bappenas, Mendagri, Kepala Staff Kepresidenan, Menteri Koordinator PMK. Dalam arahannya Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan arah kebijakan dan strategi pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi di Provinsi Sumatera Selatan dan Succes Story Program Transmigrasi di Provinsi Sumatera Selatan.

Harapan Gubernur Sumatera Selatan kedepannya untuk mendapat dukungan Pemerintah Pusat untuk bersama membangun permukiman dan mendapat penambahan wilayah Transmigrasi di Sumatera Selatan (diantaranya Kabupaten Penungkal Abab Lematang Ilir), Kestabilan harga komoditas pertanian dan perkebunan di wilayah transmigrasi, diperlukan juga dukungan stakeholders terutama Kementerian Agraria dan Tata Ruang serta Kantor Wilayah Badan Pertahanan Nasional untuk membantu percepatan pengurus SK HPL di kawasan Transmigrasi sebagai dasar legalitas lahan dan percepatan pembuatan SHM. Dibutuhkan juga komitmen pihak pusat, Provinsi Kabupaten dan Badan Usaha bersama dalam rangka percepatan pengembangan pelaksanaan di Kawasan Perkotaan Baru.

Kegiatan Rapat Koordinasi merupakan tindaklanjut dari Peraturan Presiden Nomor 50 Tahun 2018 tentang mengevaluasi pelaksanaan penyelenngaraan transmigrasi dalam kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir sesuai dengan RPJMN Tahun 2015 – 2019, juga mengkoordinasikan dan mengintregasikan pelaksanaan penyelenggaraan transmigrasi kepada masing-masing pemangku kepentingan antara lain Pemerintah Pusat (Kementerian/lembaga), Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi dan Mitra/Swasta serta lintas sektor terkait lainnya sesuai dengan rencana RPJMN 2020-2024.

Sasaran RPJMN periode 2015 – 2019 adalah terbangun dan berkembangnya 144 Kawasan yang berfokus pada 72 Satuan Permukiman (SP) yang menjadi Satuan Kawasan Pengembangan (SKP) serta berkembangnya 20 KAwasan Perkotaan Baru (KPB) menjadi kota kecil. kota kecamatan dengan berkembangnya industri pengolahan sekunder dan perdagangan. Capaian yang berhasil dicapai pada pembangunan dan pengembangan di bidang sarana dan prasarana, pengembangan ekonomi, sosial budaya, SHM Transmigrasi dan Kemitraan pada 259 SP, 22 KPB, dan 43.635 Kepala Keluarga (KK) dan 144 kawasan Transmigrasi.