Issue Utama Mayday di Sumatera Selatan

0
96

Hari Buruh Internasional 2018 yang jatuh pada hari Selasa, 1 Mei 2018 diperingati oleh ribuan buruh yang tergabung dari berbagai Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan, mereka datang dengan menggunakan angkutan umum, kendaraan pribadi maupun menggunakan kendaraan di tempat mereka bekerja. Masyarakat ikut menyaksikan orasi yang disampaikan oleh perwakilan buruh didalam pengamanan aparat keamanan. Terdapat dua titik pusat perayaan MayDay di Kota Palembang.

Yang pertama kegiatan Aksi Penyampaian Pendapat di Muka Umum oleh Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Sumatera Selatan, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia 1973 Sumatera Selatan dan Pembaru Indonesia Sumatera Selatan. Diperkirakan jumlah massa sebanyak ±400 buruh berjalan dari Simpang Lima DPRD Provinsi menuju Halaman DPRD Provinsi Sumater Selatan. Koordinator wilayah Ramliyanto didampingi Umar langsung melakukan orasi yang menitik beratkan pada pencabutan PP No 78 Tahun 2015 dan Kepres 20 Tahun 2018 dan menolak system kerja outsourcing. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kadisnakertrans Provinsi Sumatera Selatan beserta Perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan dan Kapolda Sumatera Selatan dan Kapolresta Kota Palembang beserta jajaran yang sebelumnya menyampaikan arahan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng. Dan hingga selesai berjalan kegiatan dengan kondusif dan tertib.

Sedangkan Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Sumatera Selatan melaksanakan Aksi Penyampaian Pendapat di Muka Umum bertempat di Monumen Perjuangan Rakyat. Acara dimulai pukul 09.30 bertempat di Dermaga Convention Centre Benteng Kuto Besak Palembang dengan jumlah massa diperkirakan sebanyak ±2.500 buruh memakai seragam perpaduan merah dan hitam. Peserta aksi melakukan pawai / parade menuju Monumen Perjuangan Rakyat (MONPERA) yang dibarengi dengan Orasi yang dilakukan pleh Koordinator Lapangan Dodi. Walaupun sempat menimbulkan sedikit kemacetan akan tetapi situasi berjalan dengan kondusif dan tertib sampai di tempat disediakan di Monumen Perjuangan Rakyat (MONPERA).

Di halaman Monumen Perjuangan Rakyat (MONPERA) peserta aksi melakukan orasi kembali dihadiri oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol. Zulkarnain Adinegara dan Kadisnakertrans Prov. Sumsel Drs.H.Koimudin,SH.MM,. Dalam sambutan singkatnya Kapolda dan Kadisnakertrans mengapresiasi massa peserta aksi buruh internasional yang berjalan tertib dan kondusif dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang diikuti oleh seluruh peserta aksi Buruh Internasional 2018.

Dalam orasinya KASBI mengajukan beberapa tuntutan diantaranya :

  1. Upah Layak Nasional : Tolak Upah Murah, Cabut PP No:78 Tahun 2015, Cabut Inpres No :9 Tahun 2013 dan Cabut KepMen Penangguhan Upah.
  2. Tolak Sistem Kerja Kontrak Outsourcing, Kontrak Volume dan Pemagangan
  3. Lawan dan Hentikan Kriminalisasi aktivis Perburuhan OS RU III
  4. Realisasikan Upah 2018
  5. Cabut MoU TNI-POLRI yang Anti Demokrasi
  6. Tolak Rancangan KUHP